Total Tayangan Laman

Rabu, 08 Juni 2011

pengertian stavol

Stavolt (Voltage Regulator) adalah regulator listrik yang dirancang secara otomatis untuk menjaga tegangan menjadi konstan. 
bagian-bagian stavol:

  1. Regulator Elektromekanik 
  2. Stabilisator Tegangan AC
  3.  Transformator Konstan
  Uninterruptible power supply (disingkat UPS) adalah perangkat yang biasanya menggunakan baterai backup sebagai catuan daya alternatif, untuk dapat memberikan suplay daya yang tidak terganggu untuk perangkat elektronik yang terpasang. UPS merupakan sistem penyedia daya listrik yang sangat penting dan diperlukan sekaligus dijadikan sebagai benteng dari kegagalan daya serta kerusakan system dan hardware 
Fungsi utama dari UPS
  1. 1.      Dapat memberikan energi listrik sementara ketika terjadi kegagalan daya pada listrik utama.
    2.      Memberikan kesempatan waktu yang cukup untuk segera menghidupkan genset sebagai pengganti listrik utama.
    3.      Memberikan kesempatan waktu yang cukup untuk segera melakukan back up data dan mengamankan sistem operasi (OS) dengan melakukan shutdown sesuai prosedur ketika listrik utama padam.
    4.      Mengamankan sistem komputer dari gangguan-gangguan listrik yang dapat mengganggu sistem komputer baik berupa kerusakan software, data maupun kerusakan hardware.
    5.      UPS secara otomatis dapat melakukan stabilisasi tegangan ketika terjadi perubahan tegangan pada input sehingga tegangan output yang digunakan oleh sistem komputer berupa tegangan Yang stabil.
    6.      UPS dapat melakukan diagnosa dan management terhadap dirinya sendiri sehingga memudahkan pengguna untuk mengantisipasi jika akan terjadi gangguan terhadap sistem.
    7.      User friendly dan mudah dalam installasi.
    8.      Pengguna dapat melakukan kontrol UPS melalui jaringan LAN dengan menambahkan beberapa aksesoris yang diperlukan.
    9.      Dapat diintegrasikan dengan jaringan internet.
    10.  Notifikasi jika terjadi kegagalan dengan melakukan pengaturan perangkat lunak UPS management.

    Komponen-komponen pada UPS
    Baterai
    Jenis baterai yang digunakan UPS umumnya berjenis lead-acid atau jenis nikel-cadmium. Baterai ini umumnya mampu menjadi sumber tegangan cadangan maksimal selama 30 menit.
    Rectifier (penyearah)
    Penyearah berfungsi untuk mengubah arus AC menjadi arus DC dari suplai listrik utama. Hal ini bermanfaat pada saat pengisian baterai.
    Inverter
    Kebalikan dari penyearah, inverter berfungsi untuk mengubah arus DC dari baterai menjadi arus AC. Hal ini dilakukan pada saat baterai pada UPS digunakan untuk memberikan tegangan ke komputer.
     
    Jenis-jenis UPS berdasarkan cara kerjanya
    1.      UPS Offline
    2.      UPS Line Interaktive
    3.      UPS Online

3 komentar:

  1. assalam...
    mas...kok cuma pengertiannya ja?
    terus lainnya mana?
    wassalam...

    BalasHapus
  2. di perbaiki lagi tulisannya.....but good job

    BalasHapus
  3. . k0gk cUma pNgrtiAn.Nya aJja ? ........ ;(

    BalasHapus